6 Perabotan Dapur yang Penuh dengan Kuman


Di balik dapur yang sehat, tentu akan terdapat keluarga yang sehat pula. Bagaimana tidak, dapur adalah tempat di mana Anda memasak makanan untuk disantap setiap harinya. Jika kondisi dapurnya bersih, maka proses dalam memasak dan menyajikan makanan juga akan ikut bersih. Pastinya, makanan yang bersih juga akan berdampak baik terhadap kondisi kesehatan setiap anggota keluarga. Namun sayangnya, tidak semua orang memperhatikan kondisi dapurnya. Padahal ada beberapa peralatan dapur yang penuh dengan kuman tanpa Anda sadari! Apa saja? Yuk baca penjelasan selengkapnya di bawah ini!

1. Papan Talenan

Setiap kali Anda menggunakannya sebagai alas untuk memotong atau mengiris, gesekan dari pisau akan meninggalkan bekas-bekas sayatan pisau di talenan tersebut. Sayatan yang berupa garis-garis tersebut akan meninggalkan lubang-lubang yang menjadi tempat tinggal bagi bakteri dan sisa-sisa makanan yang tidak terlihat. Tanpa disadari, ternyata talenan akan jadi sangat kotor jika tidak sering dibersihkan. Salah satu caranya agar dapat bersih dengan efektif adalah dengan menyikatnya menggunakan sabun dan air panas.

2. Pisau

Meski memang memiliki fungsi untuk memotong makanan, namun Anda harus bisa membedakan penggunaan pisau untuk memotong berbagai jenis makanan. Setidaknya, bedakan untuk memotong daging, sayur dan buah, dan makanan matang. Tentu saja hal ini dibuat agar kuman dan bakteri tidak saling menyebar, terutama dari makanan mentah ke makanan yang sudah matang. Biasakan untuk selalu mencuci pisau segera setelah digunakan dengan menggunakan sabun.

3. Kain Lap Dapur

Jangan biarkan lap dapur Anda kotor dan tetap Anda gunakan setelah berhari-hari. Setidaknya, cucilah kain lap dapur setiap dua hari sekali. Jangan tetap digunakan sampai berminggu-minggu, karena pastinya akan sangat kotor. Tidak hanya digunakan untuk membersihkan beberapa peralatan dapur, pastinya kain lap juga digunakan untuk membersihkan minyak atau sisa-sisa makanan yang tumpah. Tangan Anda juga tentunya akan ikut menjadi kotor setelah menyentuh kain lap tersebut.

4. Rak Piring dan Sendok

Setelah mencuci bersih piring, gelas, dan sendok, biasanya Anda langsung meletakannya di rak piring meski belum benar-benar kering. Air-air tersebut akan menetes dan terkumpul pada satu sisi rak dan menggenang. Kondisi tersebutlah yang membuat rak piring dan sendok jadi penuh dengan kuman dan sangat kotor. Karenanya, jangan malas untuk rutin membersihkan rak piring tersebut minimal seminggu sekali.

5. Spons Cuci Piring

Hilangkan kebiasaan Anda untuk meletakkan spons di rendaman air sabun. Bukannya membuatnya terjaga agar tetap bersih, malah kondisi tersebut membuatnya jadi penuh dengan bakteri karena jadi mudah berkembang biak. Sebaliknya, simpan spons dalam kondisi kering. Gunakan tempat penyimpanan yang bagian bawahnya sudah dilubangi agar air dari spons dapat mengalir ke bawah dan lebih mudah kering.

6. Kompor Gas

Ketika sedang memasak, terutama ketika sedang menggoreng menggunakan minyak, tidak dapat dipungkiri bahwa peralatan di sekitarnya akan ikut jadi berminyak karena terkena tetesan minyak. Terkadang bahkan lantai dapur juga jadi sedikit berminyak, tapi yang terutama adalah kompor gas yang sering kali terciprat atau ketumpahan minyak. Tidak hanya noda sisa-sisa minyak saja, tetapi berbagai makanan lain ketika Anda menggunakan kompor. Ketika Anda membiarkannya begitu saja tanpa dibersihkan, bayangkan betapa kotornya kompor gas tersebut. Padahal, Anda bisa membersihkannya dengan mudah karena ada beberapa produk kebersihan yang digunakan khusus untuk kompor gas. Selalu rawat kompor gas Anda agar dapat selalu Anda gunakan untuk memasak dan menyajikan makanan untuk keluarga. Ketika Anda sudah merasa tidak berfungsi dengan baik, segera servis kompor gas Anda.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IBX5A56012CE164C

Cari Blog Ini

Label

Recent Posts