Saatnya Ketahui Pengelompokkan Vaksin Pada Kucing Menurut Kategori


Pemberian vaksinasi pada hewan kucing berfungsi sebagai pemberian kekebalan tubuh yang biasanya dilakukan oleh dokter hewan atau orang yang ahli di bidangnya. Sebelum memberikan vaksin pada kucing anda, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu tentang pengelompokkannya agar Anda dapat memberikan vaksin yang tepat guna dan tepat waktu.

Apakah yang Dimaksud dengan Vaksin?

Vaksin terbuat dari agen penyebab penyakit atau dibuat dari bahan sintetis penggantinya. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai antigen yang tidak merangsang penyakit bagi penggunanya. Vaksin berfungsi menstimulasi produksi antibodi dan memberikan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit tertentu. 

Proses pemasukan vaksin ke dalam tubuh yang disebut dengan Vaksinasi. Vaksinasi merupakan sebuah perawatan yang perlu diberikan untuk menjaga kesehatan kucing dan melindunginya dari infeksi virus yang dapat membuat kucing Anda jatuh sakit. 

Apa bila kucing Anda telah divaksinasi maka secara otomatis anti bodi yang diproduksi dari hasil vaksinasi bisa langsung mengenali virus yang menyerang tubuhnya dan antibodi tersebut akan langsung bekerja cepat untuk menyembuhkan tubuh kucing tersebut.

Berikan vaksin sebelum terlambat karena jika virus telah menyerang kucing Anda maka tidak ada yang dapat membunuh virus tersebut baik dengan menggunakan antibiotik atau bahkan dengan pengobatan terbaik sekali pun. Perlu diketahui bahwa beberapa infeksi virus dapat berakibat fatal yang berujung kematian bagi kucing Anda.

Ada Berapa Banyakkah Pengelompokkan Vaksin pada Kucing?

1. Vaksin kategori inti

Vaksin inti berfungsi untuk melindungi kucing Anda dari penyakit yang tersebar luas dan serius. Vaksin inti yang harus diberikan kepada kucing Anda ada tiga jenis yaitu vaksin Panleukopenia, vaksin yang diberikan pada kucing ketika telah berusia enam sampai delapan minggu, sebelum kucing Anda berinteraksi dengan kucing lain.

Apabila wilayah tempat tinggal Anda termaksud dalam lokasi yang berisiko timbulnya penyakit bagi kucing Anda maka memberikan vaksin sesegra mungkin. Vaksin dapat Anda berikan saat kucing berusia 6 minggu dan diberikan setiap tiga atau empat minggu setelahnya sampai kucing berusia 16 minggu.

Dua, Vaksin Feline Viral Respiratory Disease Complex. Vaksin yang mengandung strain herpesvirus dan calcivirus. Pemberian Vaksin Feline Viral Respiratory Disease Complex diberikan dengan pengkombinasikannya bersama vaksin panleukopenia dan pemberian vaksin ini dilakukan pada saat kucing berumur 6 minggu.

Tiga, vaksin Rabies. Vaksin yang sangat wajib dilakukan bahkan pemberian vaiksin ini telah diatur oleh Undang-undang. Dalam vaksinasi sebaiknya dilakukan oleh dokter hewan. Vaksin rabies ini dibagi lagi menjadi tiga jenis vaksin rabies yaitu recombinant atau adjuvanted diberikan pada anak kucing yang berusia 8 sampai 12 minggu dan nonadjuvanted. 

2. Vaksin kategori non-inti

Vaksin non-inti berfungsi untuk melindungi kucing Anda dari penyakit yang hanya terjadi di beberapa daerah, atau kucing dengan gaya hidup tertentu, maka dikatakan vaksin non-inti ini bersifat opsional yaitu vaksin yang diberikan jika Anda atau dokter hewan yang menangani merasa bahwa kucing Anda sangat berisiko terserang penyakit tertentu.

Jenis vaksin kategori non-inti adalah Vaksin Feline Leukemia Virus. Vaksin ini diberikan kepada kucing yang berumur 8 sampai 12 minggu dan diberikan kembali saat kucing telah berumur 14 sampai 16 minggu. Vaksin ini penting diberikan ketika ada indikasi yang mendukung agar kucing Anda terhindar dari risiko kematian. 

Pemberian vaksin berguna untuk menstimulasi sistem kekebalan tubuh kucing sekaligus perlindungan dari penyakit menular. Namun vaksinasi yang berlebihan dapat menyebabkan kucing terkena penyakit ginjal maka sebelum vaksinasi lakukan pemeriksaan ke dokter hewan dan jangan lupa memberikan makanan bergizi seperti Whiskas pada kucing Anda.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IBX5A56012CE164C

Cari Blog Ini

Label

Recent Posts